Pangkalpinang, Senin (5/7/21), Untuk memaksimalkan pengawasan dan pengamanan serta perlindungan kawasan hutan di wilayah Provinsi Kepulauan bangka Belitung, Dinas LHK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berencana menarik seluruh Polisi Kehutanan (POLHUT) dan Pamhut ke Markas Komando (Mako) Polhut yang beralamat di kantor lama Dinas Kehutanan jalan Muntok Pangkalpinang, upaya ini dilakukan tujuan untuk memudahkan koordinasi, pengawasan serta memaksimalkan fungsi dari Polhut dan Pamhut, karena selama ini kami rasakan kurang maksimal.
Fungsi Polhut dan Pamhut ini sangat penting dalam menjaga kawasan hutan kita, apalagi belakangan ini semakin maraknya penambangan ilegal, pembalakan liar, illegal loging dan lainnya dalam kawasan hutan, harapan kami dengan penarikan Polhut dan Pamhut fungsi dan peranan Polhut dan Pamhut dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, kami yakin walaupun dengan jumlah personil Polhut dan Pamhut sangat terbatas saat ini hanya berjumlah 31 (tiga puluh satu) orang Polhut dan 30 (tiga puluh) Pamhut, itupun untuk wilayah Pulau Bangka hanya 14 (empat belas) personil dan sisanya 17 (tujuh belas) di Pulau Belitung tersebar ke 8 (delapan) KPHP/L se Bangka Belitung, apalagi kurangnya dukungan anggaran untuk operasional dilapangan, tentunya kami harus bekerja keras mencari solusi terbaik supaya peranan peranan Polhut dan Pamhut dapat kita rasakan, kami optimis jika wacana ini berjalan dengan baik minimal kami bisa menekan angka kejahatan di kawasan hutan ujar Bambang Trisula selaku Kabid Perlindungan Lingkungan Hidup dan Kehutanan
Dalam rapat kali ini banyak sekali usulan dan saran dari seluruh kepala KPHP/L terkait wacana ini, karena memang sangat dibutuhkan juga personil Polhut dan Pamhut di tingkat tapak, tentunya akan kami pertimbangkan kembali terkait usulan dimaksud selanjutnya akan diputuskan Kepala Dinas,
Selain itu juga, untuk memaksimal pengamanan hutan kami berencana akan menarik senjata api yang kami titipkan ke Polda Kepulauan Bangka Belitung, saat ini sudah dalam tahap akhir tinggal verifikasi gudang senjata dan pengujian psikologis personil Polhut itu sendiri dan tentunya akan kami atur melalui standar yang ketat, penarikan senjata ini sangat penting dan sudah mendesak, karena kami menyadari dalam menjalankan tugas dilapangan terutama dalam penertiban, banyak sekali resiko dan perlawanan dari masyarakat.
Dalam rapat ini dipimpin oleh Kabid Perlindungan Lingkungan Hidup dan Kehutanan dihadiri oleh seluruh Kepala KPHP/: di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kasi Perlindungan dan Pengamanan Hutan dan Lahan, Kasi Pengaduan dan Penegakan Hukum serta Pejabat Fungsional lainnya.