Pangkalpinang – Mendasari surat Direktur PT Agro Pratama Sejahtera tanggal 9 Oktober 2025, PT Agro Pratama Sejahtera meminta untuk fasilitasi koordinasi dan konsultasi penanaman kelapa. Dalam upaya tersebut, Dinas Lingkungan hidup dan Kehutanan menerima kunjungan fasilitasi. Pertemuan yang berlangsung pada Rabu (15/10/2025) di Kantor DLHK Babel ini dipimpin langsung oleh Plt. Kepala DLHK Babel, Deki Susanto, serta diikuti oleh jajaran dari Bidang Tata Kelola, Bidang Perlindungan, Bidang Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (PDAS), UPTD KPHP Sigambir Kotawaringin, dan UPTD KPHL Belantu Mendanau via zoom, yg disertai Polisi Kehutanan (Polhut), Penyuluh, dan Pengawas DLHK.
Kegiatan ini bertujuan untuk mendengarkan langsung kondisi lapangan terkait permasalahan serta kendala adanya seperti pemanfaatan lahan oleh pihak lain serta potensi tumpang tindih dalam areal kerja PT. Agro Pratama Sejahtera.
Dalam diskusi, Steven, Dewan Direksi PT. Agro Pratama Sejahtera, menyampaikan komitmen perusahaan untuk terus menjalin hubungan baik dengan masyarakat lokal dan pemerintah. Ia menegaskan bahwa perusahaan tidak akan melakukan penggusuran terhadap tanaman masyarakat yang telah terlanjur berada di atas lahan perusahaan. Selain itu, Steven mengungkapkan adanya PT APS dapat memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat sekitar, khususnya dalam kegiatan pembibitan dan operasional lapangan, serta berkomitmen menyelesaikan setiap konflik secara musyawarah dan kekeluargaan.
“Kami ingin memastikan bahwa investasi ini adalah Win Win Win solusi, yaitu solusi untuk masyarakat, untuk pemerintah, dan solusi untuk perusahaan,” kata Jhonny, Direktur PT APS yang ikut serta dalam fasilitas tersebut..
Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan DLHK Babel, Bambang Trisula, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha agar pengelolaan lahan dapat berjalan sesuai regulasi, namun tetap memperhatikan kondisi sosial di lapangan. Silakan bersurat apabila ada permasalahan teknis maupun sosial. Kami siap memfasilitasi dan membantu penyelesaiannya. Tujuan kita bersama adalah menciptakan pemanfaatan lahan yang aman, legal, dan berkelanjutan,” ujar Bambang.
Bambang juga mengingatkan agar tidak ada pembukaan lahan baru dan penanaman tanaman sawit baru di seluruh kawasan hutan.
Sebagai tindak lanjut dari pertemuan ini, disepakati beberapa langkah konkret, antara lain koordinasi dengan BPKH Wilayah XIIi, Penjadwalan ulang pembahasan program penanaman kelapa dan verifikasi lebih lanjut terhadap permasalahan lahan di PT. Agro Pratama Sejahtera sebagai dasar pelaksanaan kegiatan lanjutan di lapangan.
Penutup kata oleh Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Prov. Kep. Babel Deki Susanto, PT. Agro Pratama Sejahtera merupakan salah satu perusahaan negeri Jiran Malaysia yang diharapkan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung dapat berinvestasi di Bangka Belitung.