PANGKALANBARU - BANGKA TENGAH - Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengadakan kegiatan peningkatan kapasitas teknologi tepat guna perubahan iklim di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Soll Marina Hotel & Convention Center Pangkalanbaru Bangka Tengah, Kamis (17/7/2025).

Kegiatan ini mendapat dukungan sepenuhnya dari Kementerian Lingkungan Hidup melalui Deputi bidang pengendalian perubahan iklim dan pengelolaan nilai ekonomi karbon. Teknologi tepat guna yang dihadirkan adalah pengolahan sampah organik berbasis BSF dan pengelolaan potensi mangrove. Pemilihan dua topik ini disesuaikan dengan permasalahn yang banyak di hadapi oleh desa proklim serta potensi desa proklim di Bangka Belitung.

Direktur pengendalian perubahan iklim dan pengelolaan nilai ekonomi karbon Irwan mengatakan, teknologi itu tidak harus selalu berupa mesin dan digitalisasi. Tapi banyak teknologi sederhana yang dapat dilakukan masyarakat di tingkat tapak sehingga aplikatif dan replikatif bagi masyarakat.

Kedua topik ini dibahas secara komprehensif dan menarik oleh narasumber di lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup, serta para penggiat pengelolaan sampah di Kabupaten Banyumas dan Becak Babel serta pengelola kawasan mangrove di Kalimantan timur dan Mangrove Munjang. Kegiatan ini juga menunjukkan dukungan pemerintah pusat terhadap perkembangan isu perubahan iklim serta menjawab kebutuhan masyarakat di desa proklim di Provinsi Kep. Bangka Belitung. 

Kepala Bidang Tata lingkungan hidup Edwin Setiady sangat mengapresiasi kepedulian Kementerian Lingkungan Hidup terhadap Provinsi Kepualauan Bangka Belitung yang telah memberikan dukungan penuh dalam penyelenggaraan kegiatan ini. 

Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari desa - desa proklim, pemerintah kabupaten/ kota, akademisi dan komunitas pemuda pencinta lingkungan hidup.