PANGKALPINANG,- Upacara Hari Bakti Rimbawan ke 40, tahun 2023 di Provinsi kepulauan Bangka Belitung berlangsung di halaman kantor Balai Pemantapan Kawasan Hutan dan Tata Lingkungan Wilayah XIII Pangkalpinang, jalan Pantai Pasirpadi Air Itam Pangkalpinang, Kamis (16/3/2023).
Bertindak selaku Pembina Upacara Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Baturusa Cerucuk Muchtar Effendi, dihadiri Sekretrais Dinas LHK Edi Kurniadi, Kepala Bidang Perlindungan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Bambang Trisula beserta jajaran DLHK dan UPT Kementrian LHK.
Pembina upacara Muchtar Effendi membacakan sambutan menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengapresiasi rimbawan telah memberikan kinerja terbaik dalam mendukung pembangunan lingkungan hidup dan kehutanan.
"saya menyampaikan penghargaan yang tinggi dan ucapan terima kasi kepada seluruh rimbawan di seluruh Indonesia yang selalu memberikan kinerja terbaiknnya dalam mendukung pembangunan nasional pada sektor pembangunan lingkungan hidup dan kehutanan yang berkelanjutan khususnya dimasa masa yang tidak mudah dalam proses transformasi dan perubahan berbagai tindakan dan langkah korektif KLHK dalam lingkup tugas para rimbawan", ucapnya.
Ada hal penting menurut Menteri LHK bagi rimbawan untuk selalu menjaga setiap tapak hutan dan melindungi segenap tumpah darah Indonesia.
"ingat selalu pesan saya untuk rimbawan indonesia melindungi segenap tumpah darah Indonesia, setiap jengkal tanah air, setiap kawasan berciri hutan harus dalam lindungan kita, dalam lindungan negara", harapnya.
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengemukakan, penyelesaian pengaturan tata kelola karbon khususnya dari sektor kehutanan dan penggunaan lahan lainnya diproyeksikan selesai secara keseluruhan pada tahun 2023 dan kerja kerja sosialisasi ke daerah saat ini masih terus berlangsung terutama melalui agenda besar dengan jargon Indonesias FOLU Net Sink 2030.
Karena itu, dirinya mengajak berbagai pihak untuk membantu menyukseskan pengendalian perubahan iklim secara masif dan terukur.
"pada kesempatan hari bakti rimbawan ke 40 ini saya mengajak seluruh rimbawan baik di kementrian LHK, pemerintah daerah, bisnis leaders dan para aktivis, para pemangku kepentingan yang ada dan seluruh masyarakat untuk dapat bersama bahu membahu memberikan kontribusi pemikiran ataupun kegiatan nyata di lapangan masing masing area of interesif responsibility untuk menyukseskan upaya pengendalian perubahan iklim secara masif dan terukur", ajak Menteri LHK.
Terpisah usai upacara, Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Baturusa Cerucuk Muchtar Effendi mengajak jajaran kehutanan sebagai seorang rimbawan menjaga hutan dan mengembalikan fungsi fungsi hutan dan lahan mendukung program yang digaungkan Pj Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hijau Biru Babel ku.
"kita mensuport bahwa yang jelas kita ada dalam rangka mitigasi dan adaptasi iklim ini kita melakukan reforestasi penghutanan kembali kita selalu mensuport kegiatan kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan baik itu dikawasan yang menjadi tugas KLHK dan diluar kawasan menjadi tugas kawan kawan dinas dalam kerangka FOLU Net Sink dan rencana umum RHL yang ada di provinsi Kepulauan Bangka Belitung, kita menyiapkan untuk itu", tambah Muchtar Effendi.
Peringatan Hari Bakti Rimbawan ke 40 tahun 2023 mengusung tema Hijaukan Bumi, Birukan Langit yang mengandung makna reflektif/evaluasi atas apa yang telah dilakukan bersama sebagai rimabawan.
Pada Upacara Bendera Peringatan Hari Bakti Rimbawan ke 40 di Kepulauan Bangka Belitung itu bertindak sebagai pemimpin upacara Hendri Utama Polisi Kehutanan Madya DLHK, pengibar bendera Yeni Lorenza Sidabutar, Juandi Carlos Pandiangan dan Teguh Dewantara, pembaca teks pembukaan UUD 1945 Aldino Dwi Baresi dan pembaca sembilan nilai dasar rimbawan Sapta Aji Sanjaya. (suh)