PANGKALPINANG,- Penjabat Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Ridwan Djamaudin menyambut baik kegiatan Sosialisasi Indonesia's Forestry and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"acara sosialisasi ini menjadi penting dan saya mengajak kawan kawan dari Bangka Belitung pemerintah provinsi pemerintah kabupaten para praktisi  industrialis mohon kita berkomunikasi dengan baik menyediakan data yang akurat sehingga nanti program yang akan kita susun di Bangka Belitung ini efektif dan tepat sasaran", ajak Pj Gubernur Kepulauan Bangka Belitung dalam sambutannya ketika membuka acara Sosialisasi, Rabu (1/3/2023) di ruang Pasir padi lantai 3 Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Air Itam Pangkalpinang.

Ridwan Djamaluddin mengatakan, 40 persen luas daratan provinsi Kepulauan Bangka Belitung adalah kawasan hutan dengan permasalannya yang kompleks.

Permasalahan kehutanan menjadi kompleks ketika berhadapan dengan kegiatan penambangan khususnya kegiatan penambangan yang illegal, namun dirinya optimis kesadaran semua pihak terhadap masalah kehutanan masih baik.

"jadi  kami  berterima kasih atas kegiatan sosialisasi ini kami mengharapkan setelah sosialisasi ini kami di Bangka Belitung dapat memiliki pemahaman yang lebih baik sehingga program yang disusun secara nasional dapat kami turunkan di sub nasional level ini", ucap Ridwan Djamaluddin.

Sosialisasi Indonesia's Forestry and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030 yang diselenggarakan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dimaksudkan untuk menyampaikan kebijakan strategis dan rencana untuk implementasi perencanaan aksi mitigasi yang mengacu pada target penurunan gas emisi rumahn kaca yang telah ditetapkan secara nasional sampai dengan tahun 2030 melalui pendekatan karbonansing dan sektor kehutanan dan pengguna lainnya pada tahun 2030 dengan memperhatikan berbagai instrumen bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta program program kegiatan eksisting terkait perubahan iklim di Provinsi kepulauan Bangka Belitung.

Kegiatan Sosialisasi dihadiri Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari  Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Dr.Ir. Agus Justianto , M.Sc., dan Staf Ahli Menteri Bidang Sumber Daya Alam Dr.Tasdiyanto, S.P., M.Si. (suh)