PANGKALPINANG,- Menteri Kehutanan Republik Indonesia Raja Juli Antoni tiba di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Minggu sore (5/10/2025).
Menteri beserta rombongan mendarat di Bandara Depati Amir Pangkalpinang pukul 17.45 Wib disambut Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kepulauan Bangka Belitung Deki Susanto didampingi sejumlah pejabat administrator DLHK beserta beberapa pejabat tinggi pratama kepala badan/dinas, instansi lainnya.
Kehadiran menteri Raja Juli Antoni di Kepulauan Bangka Belitung dalam rangka mendampingi kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Senin (6/10/2025).
Selain menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, juga akan hadir Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq bersama Presiden Prabowo Subianto yang melakukan kunjungan ke Smelter di daerah indsutri Ketapang Pangkalbalam dan kunjungan ke kantor PT Timah di Pangkalpinang.
Menanggapi kehadiran Menhut Raja Juli Antoni dan MenLH Hanif Faisol Nurofiq di bumi Serumpun Sebalai ini, Plt Kadis Lingkungan Hidup dan Kehutanan Bangka Belitung Deki Susanto berharap dapat membantu mengatasi permasalahan kehutanan dan lingkungan hidup di Bangka Belitung.
“harapan dengan kunjungan menteri ini pertama dalam kondisi lingkungan yang memang apa karena faktor lain lain lah ada pertambangan ada kehutanan sehingga eksploitasinya besar sedangkan dana di daerah ini terbatas SDM terbatas sedangkan dananya ada dipusat anggaran ada dipusat tolong bantu kami alokasikan dana baik untuk pengawasan untuk rehabilitasi dari daerah pusat ke daerah sehingga kami di daerah ini bisa dapat lebih banyak berbuat dari pada melihat. nah itulah dana yang dipusat itu tolonglah Babel yang telah kondisi seperti ini karena ini untuk pertumbuhan ekonomi nasional pertambangan pt timah inikan nasional kami dibantu dengan anggaran itu”, harap Deki Susanto
Dengan hadirnya dua menteri, Menteri Lingkungan Hidup dan Menteri Kehutanan, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Deki Susanto juga berharap mereka dapat melihat kondisi Bangka Belitung.
“ada harapan untuk curhat menyampaikan dan menteri juga bisa melihat kondisi yang ada tidak hanya dilaporan dan yang paling penting kedepannya bagaimana pemprov babel bersama kementrian bahu membahu bersama untuk memperbaiki dan menjaga kondisi yang ada baik lingkungan hidup maupun kehutanan”, ujarnya.