Pangkalpinang – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menerima kunjungan edukatif dari siswa Sekolah Dian Harapan (SDH) yang tengah mengikuti kompetisi Business Plan. Dalam kunjungan tersebut, siswa SDH memaparkan karya inovatif mereka berupa aplikasi STECU (Smart Transport Emission Control and Utility) yang ramah lingkungan dan bisa menghitung emisi yang dikeluarkan. Rabu (22/10/25) di ruang rapat DLHK Babel.
Aplikasi STECU ini dirancang sebagai aplikasi yang ramah lingkungan dan dapat memantau emisi kendaraan bermotor dan menyediakan fitur -fitur rute yang low emisi. Selain itu, aplikasi ini juga menawarkan reward berupa voucher listrik atau voucher transportasi kepada pengguna.
Target pengguna aplikasi ini adalah pengguna aktif usia 18 hingga 50 tahun, dengan rencana pengembangan kerja sama bersama stakeholder lainnya.
Kepala Bidang Tata Lingkungan DLHK Babel, Edwin Setiadi, memberikan apresiasi atas ide kreatif tersebut.
Ke depan, diharapkan ada validasi terkait proses perhitungan emisinya agar tidak terjadi double counting. Selain itu, penting juga untuk dilengkapi dengan data spasial perpindahan rutenya, sehingga dapat terlihat sebaran potensi emisi di suatu daerah,” ujar Edwin.
Lebih lanjut, Edwin menyarankan agar siswa dapat berkoordinasi dengan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, guna mendapat dukungan pendanaan dari pihak luar terkait perubahan iklim.
Siswa SDH dijadwalkan akan melaksanakan presentasi final kompetisi Business Plan secara daring pada tanggal 01 November 2025.