Bangka - Dua Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di Kabupaten Bangka, yakni TPS3R Sri Menanti dan TPS3R Sehati, menunjukkan kinerja positif dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Hal tersebut terungkap dalam kegiatan verifikasi lapangan yang dilakukan oleh tim verifikasi DLHK Babel.

Vira, penyuluh lingkungan hidup ahli muda mengatakan TPS3R Sri Menanti berfokus pada pengolahan sampah organik. Sampah yang dikumpulkan diolah menjadi kompos, yang kemudian dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar. 

“TPS3R Sri Menanti hanya menerima dan mengolah sampah organik. 

Sementara itu, TPS3R Sehati mengelola sampah anorganik melalui sistem yang menyerupai Bank Sampah.

“Operasional TPS3R Sehati bahkan telah berjalan secara mandiri dan sudah mampu menghasilkan keuntungan bagi para pengurusnya,” tambah Vira.

Kedua TPS3R ini menjadi contoh nyata bagaimana pengelolaan sampah berbasis masyarakat dapat diterapkan secara efektif, dengan pendekatan yang berbeda namun saling melengkapi. Sri Menanti pada pengolahan sampah organik, dan Sehati pada pemanfaatan sampah anorganik.