PANGKALPINANG.- Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Povinsi Kepulauan Bangka Belitung ambil bagian pada Perkemahan Antar Satuan Karya ( Peran Saka ) Nasional  2 hingga 9 Oktober 2022 dipusatkan di Bumi Perkemahan Depati Amir Desa Balunijuk Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Babel Edi Kurniadi mengatakan DLHK membimbing dua satuan karya bidang lingkungan hidup saka kalpataru dan bidang kehutanan saka wanabakti.

"kita adalah majelis pembimbing daerah yaitu saka kalpataru dan saka wanabakti", ucap Edi

Lebih lanjut Edi Kurniadi menjelaskan, berbagai kegiatan dilaksanakan selama berlangsung Peran Saka Nasional ini seperti  membuka anjungan yang menampilkan hasil hasil maupun informasi dibidang lingkungan hidup maupun bidang kehutanan.

"jadi ini untuk saka kalpatarunya sesuai dengan tugas kita, kita menampilkan yang satu hasil hasil produk sekolah wiyata yang kedua yaitu untuk tong sampah yang kita punya lima model kita juga menampilkan bank sampah jadi tadi kebetulan teman teman peserta ada yang minum dibotol, botol bekasnya langsung masuk bank sampah.sedangkan untuk saka wanabakti  kita menampilkan produksi untuk hasil hutan bukan kaya (hhbk),  yang kedua kita akan mengadakan bagi bagi bibit ada bibit pinang, bibit alpukat, cemara dan lain lain. ini untuk disini untuk pameran tanggal 2 3 dan 7", terangnya.

Sedangkan untuk kegiatan di luar arena perkemahan dilaksanakan kegiatan seminar bersama sebuah Universias Negeri  di Bangka Belitung, bakti masyarakat penanaman pohon dan pembersihan pantai serta giat wisata.

"4 5 6 nya di sub camp kita ada kegiatan saka akademi kita akan mengadakan seminar tentang lingkungan hidup dan seminar tentang kehutanan di ubb untuk hari pertama tanggal 4, tanggal  5 nya bhakti masyarakat itu kita mengadakan penanaman untuk  saka wana bhaktinya sedangkan untuk saka kalpataru kita membersihkan  pantai  di daerah takari. Tanggal 6 nya kita ada giat wisata itu giat wisata kita akan camping di bukit pinteir nah nanti disana kita ada acara game presentasi dan sebagainya", tambah sekdis LHK

Melalui Perkemahan Antar Satuan Karya ini Sekdis LHK Edi Kurniadi mengharapkan mampu menggugah  kesadaran pemuda untuk menjaga dan memelihara  lingkungan hidup dan hutan.

"salah satu tugas kita kan pemberdayaan masyarakat  salah satunya kan pramuka kepemudaan bagaimana mereka sadar akan lingkungan dan kawasan hutan tanpa masyarakat kita tidak bisa bekerja mereka yang harus memberi informasi ke masyarakat lainnya", tutupnya.

Sementara itu, seorang pelaku UMKM asal Desa Nadung Kecamatan Payung Kabupaten Bangka Selatan Rusmiadi tak ketinggalan berperan serta mengisi anjungan DLHK dengan produk hasil hutannnya. Dia yang mengelola kawasan hutan seluas satu setengah hektar di desanya dengan melestarikan pohon kayu pelawan sebagai bahan herbal  olahan produknya.

"produk produknya kita bikin teh pelawan kopi pelawan ada juga puding pelawan", terang Rusmiadi