Artikel

Kumpulan artikel informatif seputar pemerintahan, teknologi, dan layanan publik di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Perencanaan SDM Aparatur dalamMenunjangArah Pembangunan Daerah
25 Nov 2016

Perencanaan SDM Aparatur dalamMenunjangArah Pembangunan Daerah

Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) menyebutkan bahwa Manajamen ASN adalah pengelolaan ASN untuk menghasilkan Pegawai ASN yang profesional, memliki nilai dasar, etika profesi, bebas dari intervensi politik, bersih dari praktik korupsi, kolusi dan nepotisme. Disamping itu, dalam RPJMN 2015-2025 disebutkan bahwa RPJMN III (2015-2019) merupakan tahapan memantapkan pembangunan secara menyeluruh dengan menekankan pembangunan keunggulan kompetitif perekonomian yang berbasis SDA yang tersedia, SDM yang berkualitas serta kemampuan iptek yang diarahkan kepada terwujudnya SMART ASN, yaitu ASN human capital yang profesional, handal, berintegritas, sejahtera dan mampu memberikan pelayanan yang lebih baik sebagaimana diamanatkan pada Nawa Cita. Hal ini sejalan dalam rangka mendukung tercapainya visi reformasi birokrasi yang telah tertuang dalam Grand Design Reformasi Birokrasi, yaitu Terwujudnya Pemerintahan Kelas Dunia (World Class Governance) yang bercirikan tata kelola kepemerintahan yang baik. Untuk mewujudkan visi ini, diperlukan upaya yang komprehensif, mengingat kondisi kinerja birokrasi saat ini, secara keseluruhan masih belum memuaskan.Dilain pihak tantangan dalam pengelolaan Manajemen SDM ke depan berhadapan dengan apa yang disebut dengan Highly Competitive AFTA MEA antara lain globalisasi, kompetisi antar negara, teknologi informasi dan digitalisasi dan high collaboratoin. Kesemuanya itu akan dapat berjalan dengan baik sesuai dengan harapan apablila didukung dan dilaksanakan oleh ASN yang berkualitas dengan pengelolaan manajemen ASN yang lebih terencana. Berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2012-2017, Gubernur dan Wakil Gubernur memiliki Visi “Terwujudnya Provinsi Kepulauan  Bangka  Belitung  yang  Mandiri,  Maju, Berkeadilan dan berdaya saing berbasis potensi lokal melalui pengembangan sinergitas dan konektivitas perkotaan dan perdesaan” dengan Misi antara lain mengembangkan ekonomi kerakyatan, meningkatkan pemberdayaan masyarakat (Society Empowerment) dan kualitas Sumber Daya Manusia  (SDM), meningkatkan pengelolaan lingkungan hidup dan pengendalian tata ruang, mempercepat pembangunan infrastruktur wilayah dan mengembangkan wilayah strategis dan cepat tumbuh serta mewujudkan good governance dalam rangka mencapai clean government. Memperhatikan Visi dan Misi Gubernur Kepulauan Bangka Belitung yang termuat dalam RPJM Daerah Tahun 2012-2017, dalam rangka mewujudkan good governance untuk mencapai clean government melalui penciptaan etos kerja dan kualitas pelayanan birokrasi dengan penguatan kelembagaan dan penyusunan Peraturan Daerah yang berkualitas bagi pelayanan masyarakat Bangka Belitung ditempuh melalui strategi penataan kelembagaan pemerintahan dan kepegawaian yang efektif dan efisien, agar terciptanya sistem birokrasi pemerintahan yang kuat, transparan, akuntabel, dan efisien. Dalam mendukung arah pembangunan tersebut, diperlukan Sumber Daya Manusia Aparatur yang handal, professional dan mampu menyelenggarakan tatap emerintahan yang baik (good governance) melalui Peningkatan kapasitas Sumber Daya Aparatur, Pembinaan dan Pengembangan Aparatur dalam mendukung terwujudnya kebutuhan pegawai yang menunjang pembangunan daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan berlandaskan perencanaan sumber daya manusia yang telah ditetapkan. Perencanaan sumber daya manusia merupakan inti dari sebuah manajemen sumberdaya manusia, karena akan dijadikan dokumen standar untuk merekrut serta melakukan penataan komposisi sumberdaya dalam organisasi. Tanpa rencana yang jelas tentang kebutuhan SDM suatu organisasi akan mengalami kesulitan, terutama dalam menentukan arah apabila suatu ketika membutuhkan tambahan pegawai (Sulistyani dan Rosidah, 2003:95). Perencanaan dibutuhkan untuk mengantisipasi dan memanfatkan sumberdaya secara efektif, mengingat sumberdaya selalu terbatas dengan diiringi tujuan yang ingin dicapai selalu tidak terbatas. Perencanaan SDM pada dasarnya merupakan pemilihan kebijakan dan strategi mengenai tenaga kerja serta analisis kebutuhan tenaga kerja di masa yang akan datang baik secara kuantitas maupun kualitas, sehingga mampu mengantisipasi baik kekurangan maupun kelebihan sumber daya manusia demi tercapainya organisasi secara efektif dan efisien. Sedangkan sistem berkaitan dengan proses, langkah dan kegiatan yang terdiri dari komponen-komponen yang saling berkaitan dan saling berkesinambungan. Jadi, sistem perencanaan SDM PNS bertujuan untuk mengetahui gambaran menyeluruh tentang proposional atau tidaknya antara supply dan demand atau kebutuhan dengan ketersediaan PNS. Perencanaan SDM menurut Schuler (1987) yang diderivat menjadi tahapan dalam proses Perencanaan SDM sebagai dasar dalam menganalisis pelaksanaan Perencanaan SDM yang dikaji berdasarkan perspektif sistem. Karena menurut Andrew E. Sikula (1981) dalam Mangkunegara (2009:12) perencanaan sumber daya manusia terdiri dari beberapa komponen kegiatan yang berkesinambungan dan terintegrasi. Merujuk pendapat Schuler (1987), dapat disimpulkan bahwa ada empat tahapan penting dalam proses perencanaan SDM, yaitu: 1) Gathering, Analyzing, and Forecasting Supply and Demand Data, 2) Establishing Human Resource Objectives and Policies, 3) Human Resource Programming, dan 4)Human Resource-Planning-Control and Evaluation (Yuniarsih dan Suwatno, 2008: 95-97). Tahap pertama, Gathering, Analyzing, and Forecasting Supply and Demand Data. Pada tahap ini, dilakukan sejumlah aktivitas untuk mengumpulkan, menginvestigasi, menganalisis, dan memprediksi kebutuhan data untuk menetapkan supply dan demand. Sumber data bisa berasal dari lingkungan internal maupun eksternal, yang digali berdasarkan pengalaman masa lalu, pengamatan di masa kini, dan prediksi kebutuhan masa depan. Tahap kedua, Establishing Human Resource Objectives and Policies. Penetapan tujuan dan kebijakan SDM harus berlandaskan tujuan dan kebijakan corporate yang jelas, agar dapat mengantisipasi pengembangan organisasional dalam merespon perubahan global. Tujuan utama penetapan kebijakan dalam perencanaan SDM adalah merancang kebutuhan jumlah dan kualifikasi pegawai yang handal dan memiliki kompetensi profesional untuk mendukung tercapainya sasaran corporate. Tahap ketiga, Human Resource Programming. Pada tahap ini, dirancang mekanisme dan prosedur manajemen SDM yang dapat diimplementasikan dengan baik, terutama dalam rangka meningkatkan daya tawar bagi rekrutmen calon pegawai yang qualified. Kegiatannya meliputi penyusunan program yang berkaitan dengan hal-hal berikut: program pengadaan pegawai baru (mulai dari proses rekrutmen, seleksi, induksi, atau orientasi sampai ke penempatan), hingga pemeliharaan (perawatan) bagi pegawai yang produktif. Tahap keempat, Human Resource-Planning-Control and Evaluation. Pada tahap ini, kegiatannya lebih difokuskan untuk mengawasi dan mengevaluasi implementasi program-program manajemen SDM yang sedang berjalan agar tetap berada di jalur yang telah ditetapkan (on the right track). Berdasarkan hasil evaluasi dapat diketahui kondisi objektif sumber daya organisasi, yang kemudian dimanfaatkan sebagai feedback untuk merevisi kebijakan atau melakukan tindakan penyesuaian kepentingan sesuai dengan analisis sebab-akibat. Disamping itu, hasil evaluasi dapat digunakan sebagai basis feedforward, khususnya untuk menyusun perencanaan selanjutnya di masa yang akan datang. Tahapan ini dapat dijadikan sebagai dasar analisis untuk menyusun sistem Perencanaan SDM di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan mengelaborasi dari beberapa pendapat lain karena menyesuaikan dengan Perencanaan SDM sektor publik dan arah pembangunan daerah yang tertuang didalam Rencana Kerja Pemerintah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah dan Rencana Kerja Pembangunan Daerah.Dalam melakukan perencanaan SDM PNS ada beberapa kesulitan baik ketersediaan data, perancangan dan prediksi suplai pegawai atau jumlah pelamar, pencapaian sasaran kinerja, dan lain-lain terkait dengan pelaksanaan Perencanaan SDM.  Menurut Sulistyani dan Rosidah (2009:124), Perencanaan SDM erat kaitannya dengan faktor internal dan faktor eksternal yang mempengaruhi Perencanaan SDM.Faktor Internal terdiri dari berbagai kekuatan dan kelemahan yang dimiliki organisasi. Antara lain sumber daya manusia, sistem informasi dan manajemen organisasi dan koordinasi antar bidang, serta anggaran. Sedangkan faktor eksternal adalah segala sesuatu yang berada di luar organisasi yang berpengaruh langsung atau tidak langsung terhadap pencapaian tujuan organisasi. dalam hal ini faktor eksternal yang berpengaruh adalah Teknologi serta Politik dan peraturan perundang-undangan. Sebagai implementasi kebijakan nasional, Pemerintah Pusat mempunyai wewenang dalam beberapa hal berkaitan dengan Perencanaan SDM PNS, dengan diberlakukannya undang-undang nomor 5 tahun 2014 tentang aparatur sipil negara bahwa penyusunan dan kebutuhan wajib dilakukan oleh setiap Instansi Pemerintah dalam menyusun kebutuhan jumlah dan jenis jabatan PNS berdasarkan analisis jabatan dan analisis beban kerja serta dilakukan untuk jangka waktu 5 tahun yang diperinci per 1 tahun berdasarkan prioritas kebutuhan dalam upaya penataan manajemen kepegawaian yang seragam dengan penetapan norma, standar, dan prosedur yang jelas dalam pelaksanaan manajemen kepegawaian.  Selanjutnya dijelaskan pada Peraturan Pemerintah nomor 54 tahun 2003 tentang perubahan atas Peraturan Pemerintah nomor 97 tahun 2000 tentang formasi PNS, bahwa Peran Pemerintah Pusat yang wewenangnya didelegasikan pada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi  yang berkoordinasi dengan Badan Kepegawian Negara dan Menteri Keuangan dalam hal formasi adalah memberikan persetujuan usulan formasi dari setiap usulan yang diajukan oleh Pemerintah Daerah. Sesuai dengan Undang-Undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, Pasal 219 bahwa untuk menyelenggarakan pemerintahan daerah dan melaksanakan fungsi penunjang Urusan Pemerintahan yang menjadi kewenangan Daerah, maka dibentuk badan. Selanjutnya, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomro 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah pasal 24 bahwa Badan Daerah Provinsi dalam melaksanakan tugas dalam menyelenggarakan fungsi antara lain penyusunan kebijakan teknis sesuai dengan lingkup tugasnya, pelaksanaan tugas dukungan teknis sesuai dengan lingkup tugasnya, pemantauan, evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan tugas dukungan teknis sesuai dengan lingkup tugasnya, pembinaan teknis penyelenggaraan fungsi penunjang Urusan Pemerintahan Daerah sesuai dengan lingkup tugasnya dan pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Gubernur sesuai dengan tugas dan fungsinya,unsur penunjang urusan pemerintahan sebagaimana dimaksud salah satunya adalah kepegawaian melalui perencanaan dan pengembangan pegawai. Untuk pemenuhan kebutuhan pegawai maka ditetapkan Formasi PNS, dalam hal ini Pemerintah Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berwenang  mengajukan usulan formasi PNS melalui usulan masing-masing unit kerja yang dikoordinasikan oleh Badan Kepegawaian Daerah. Dalam hal Perencanaan untuk keseimbangan masa depan, wewenang Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung adalah dengan melakukan pengendalian jumlah pegawai melalui penataan organisasi jika ditemukan kekurangan ataupun kelebihan jumlah PNS, penataan dilakukan dengan cara rotasi maupun mutasi.Perencanaan SDM pada dasarnya bertujuan untuk menentukan kualitas dan kuantitas karyawan yang akan mengisi semua jabatan dalam organisasi, serta untuk menjamin tersedianya tenaga kerja baik masa kini maupun masa yang akan datang. Tindakan yang diambil organisasi harus direncanakan sebelumnya untuk memastikan atau meminimalkan gangguan pada rencana-rencana organisasi (M. Yani, 2012). Dalam menentukan kebutuhan pegawai, selain berdasarkan analisis jabatan, analisis beban kerja dan analisis kebutuhan, perlu juga dilakukan kajian kebutuhan pegawai berdasarkan arah pembangunan daerah dalam mendukung Visi Misi yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah dan Rencana Kerja Pembangunan Daerah.Hal ini, perlu dilakukan agar penyusunan bezetting (persediaanpegawai) dapat teridentifikasi secara riil kekurangan atau kelebihan jumlah pegawai serta pemetaan kebutuhan pegawai dalam mendukung arah pembangunan daerah. Penyusunan perencanaan SDM harus dilakukan secara formal dan jelas yang tertuang di dalam dokumen perencanaan SDM baik dalam jangka waktu 1  tahun maupun sampai dengan 5 tahun dan menyusun Roadmap ASN terkait dengan perencanaan kebutuhan, penataan jumlah, jabatan dan disribusi ASN dalam rangka percepatan penataan ASN yang terencana dan terukur sesuai dengan target yang akan dicapai oleh Pemerintah Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.(me/BKD Babel).

Muhammad Erisco Nurrahman, S.IP - Kasubbid Perencanaan & Pen Baca Selengkapnya
1 Nov 2014

Usus Buntu

Apendisitis atau yang umum dikenal dengan usus buntu merupakan salah satu penyakit yang memerlukan operasi atau pembedahan sebagai langkah penyembuhannya. Rasa sakit yang kadang hilang membuat orang sering meremehkan penyakit ini, tetapi rasa sakit yang menyerang akan membuat orang yang mengalaminya menderita kesakitan yang sangat merepotkan. Maka, lebih baik mengetahui gejalanya sebelum datang rasa sakit yang mengganggu. Apa penyebab dan gejala dari usus buntu ini? Pasien dinyatakan usus buntu apabila terjadi penyumbatan total pada bagian lumen apendix. Hal umum yang sering ditemui penyumbatnya adalah biji-bijian seperti biji jambu, tomat atau cabai.  Gejala Usus Buntu Apabila Anda sering mengalami sakit pada perut, cobalah periksa apakah sakit perut Anda sama dengan gejala usus buntu berikut ini: Rasa sakit pada bagian pusar dan ulu hati yang kadang datang dan kadang hilang. Selanjutnya akan merasakan sakit pada bagian abdomen sisi kanan beberapa jam setelah gejala pertama. Rasa sakit dengan intesitas yang kuat dan bahkan disertai dengan demam pada penderitanya. Suhu badan dapat mencapai 39 derajat Celcius dan menetap. Rasa sakit pada bagian perut juga disertai rasa mual dan kembung. Rasa mual juga dapat menyebabkan penderita muntah apabila lambung terisi makanan.  Periksa Usus Buntu Untuk memastikan apakah gejala-gejala tersebut merupakan indikasi usus buntu, pihak medis biasanya meakukan pemeriksaan penunjang untuk memastikan diagnosanya. Pemeriksaan penunjang yang biasa dilakukan adalah dengan USG pada bagian abdomen, pemeriksaan foto radiologic, dan pemeriksaan laboratorium dan urine. Pada pemeriksaan urine, pengecekan dilakukan dengan melihat apakah jumlah leukosit atau eritrosit pada apendiks melebihi batasan normal atau tidak. Kelebihan jumlah eristrosit dan leukosit dapat mengindikasikan adanya peradangan pada apendiks.  Operasi Usus Buntu Pada kasus usus buntu, penyembuhannya dilakukan dengan cara operasi. Ada dua cara operasi usus buntu yang dapat dilakukan. Pertama, disebut dengan Apendiktomi Konvensional dan yang kedua dengan cara Apendiktomi Laparoskopik. Apendiktomi Kovensional dapat dilakukan pada pasien dengan berat badan normal. Sedangkan apabila pasien memiliki berat badan berlebih atau obesitas, maka pembedahan dilakukan dengan Apendiktomi Laparoskopik. Pelaksanaan pembedahan tidak dapat dilakukan secara langsung, karena ada syarat kondisi tubuh pasien telah membaik. Syarat kondisi pasien sebelum dilakukan pembedahan adalah suhu badan pasien tidak boleh lebih dari 38 derajat Celcius, pembuangan urine normal yaitu 1-2 ml/kg setiap jam dan denyut nadi dibawah 120 kali/menit. Usus Buntu pada Anak Usus buntu dapat pula menimpa anak-anak bahkan bayi. Pada anak dan bayi diagnosa dini sulit dilakukan, selain itu jika menimpa pada anak-anak, resikonya menjadi lebih besar karena makin muda usia pasien, makin besar kemungkinan terjadinya komplikasi pada robekan pembedahan. Maka, akan sangat baik mencegah penyakit ini menimpa anak Anda. Dengan mengetahui gejala usus buntu sejak awal, Anda akan lebih mudah melakukan tindakan segera agar penyakit usus buntu tersebut tidak berlarut-larut. (kumpulaninfo.com)

RSU Provinsi Baca Selengkapnya
1 Nov 2014

Macam-Macam Penyakit Menular

Penyakit menular adalah penyakit yang dapat berpindah dari satu penderita kependerita lain, baik terjadi secara langsung maupun tidak langsung. penularan penyakit secara langsung terjadi apabila kita melakukan kontak langsung dengan si penderita, sedangkan secara tidak langsung biasanya melalui media, seperti air, udara, pakaian dan lainnya Penyakit menular tentunya sangat membahayakan. disamping efek dari penyakit itu sendiri, juga akan membuat orang-orang disekeliling penderita terancam mengalami hal yang sama, sehingga sulit untuk memberi pertolongan. Tentunya kita dituntut untuk waspada dengan mengerti bentuk, penyebab dan macam-macam penyakit menular, tujuannya agar pertolongan yang diberikan kepada penderita benar-benar maksimal dan kita tidak ikut mengalami hal yang sama. Nah pada postingan kali ini Blog Macam-macam Kanker akan membahas tentang "Macam-Macam Penyakit Menular" yang tergolong bahaya dan sering dijumpai pada lingkungan masyarakat.   1. Demam Berdarah Dengue (DBD) Penyakit menular yang pertama adalah Demam Berdarah Dengue. Demam berdarah adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang tumbuh di dalam nyamuk Aides aegypti. penyakit ini tergolong penyakit ganas mematikan yang dapat menyerang manusia, baik itu anak-anak maupun dewasa. Penyebab penyakit ini adalah gigitan nyamuk Aides aegypti dan melakukan kontak langsung dengan penderita DBD.   2. Malaria Penyakit menular yang kedua adalah Malaria. Malaria adalah penyakit yang disebabkan bibit penyakit Plasmodium yang merusak sel darah merah pada tubuh. penyakit ini ditularkan kepada manusia melalui nyamuk Anopheles. Penyebabnya karena beberapa hal, diantaranya : Gigitan nyamuk Malaria, Transfusi darah yang mengandung bibit penyakit malaria dan hubungan antara ibu yang malaria terhadap anaknya (melalui ASI).   3. Flu Burung Penyakit menular yang ketiga adalah Flu Burung. Flu burung adalah suatu penyakit menular yang disebabkan oleh virus influenza yang ditularkan oleh unggas yang dapat menyerang manusia. Nama lain dari penyakit ini adalah Avian influenza dan sering disebut dengan nama H5N1. Penyebab penyakit ini adalah: Kontak langsung dengan unggas yang terserang Avian influenza, kontak dengan penderita, dan menghirup udara yang tercemar oleh virus H5N1.   4. Diare Penyakit menular yang ke empat adalah Diare. Diare adalah penyakit dengan gejala buang air besar encer lebih dari 5 kali sehari. penyakit ini tergolong penyakit yang berbahaya, karena penderita dapat dehedrasi akibat kekurangan air pada tubuhnya. Penyebab diare adalah: Infeksi oleh bakteri, virus, dan parasit. Alergi pada makanan dan obat-obatan serta udara yang tercemar virus diare.   5. HIV/AIDS Penyakit menular yang kelima adalah HIV/ AIDS. HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus. yaitu virus yang menyebabkan rusaknya/melemahnya sistem kekebalan tubuh manusia, sehingga tubuh menjadi semakin lemah yang mengakibatkan penyakit-penyakit lain mudah masuk dan menyerang tubuh. Penyebabnya ada banyak faktor, diantaranya; hubungan seks yang tidak sehat, sering berganti-ganti pasangan, Penggunaan jarum suntik untuk bersama-sama dan dari ibu ke anak (jika pada hamil si ibu menderita HIV). (macammacamkankerblogspot.com)

RSU Provinsi Baca Selengkapnya
1 Nov 2014

Kenali Penyakit Jantung

Jantung merupakan organ yang sangat penting bagi manusia, karena jantung diperlukan untuk memompa darah ke seluruh tubuh sehingga tubuh mendapatkan oksigen dan sari makanan yang diperlukan untuk metabolisme tubuh. Karena itu, jantung perlu dijaga agar dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Salah satu yang perlu dihindari adalah penyakit jantung koroner yang merupakan salah satu penyakit yang berbahaya yang bisa menyebabkan serangan jantung. Untuk melakukannya, kita perlu mengetahui bagaimana caranya agar jantung kita tetap sehat, apa yang harus dihindari dan apa yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan jantung. Setiap tahun, jutaan orang di seluas dunia mengalami serangan jantung. Tidak semua serangan jantung mengakibatkan kematian. Namun, umumnya setiap pasien yang pernah mengalami serangan jantung menderita beberapa dampak lanjutannya. Sedangkan sisanya tidak tertolong lagi. Jantung adalah sebuah otot yang memompa darah ke seluruh tubuh. Dalam suatu serangan jantung (myocardial infarction), bagian dari otot jantung mati sewaktu tidak mendapatkan darah. Untuk tetap sehat, jantung membutuhkan oksigen dan zat-zat gizi lain yang dibawa oleh darah. Ini didapatkan melalui arteria (pembuluh darah) koroner, yang membungkus bagian luar jantung. Penyakit-penyakit dapat mempengaruhi bagian mana pun dari jantung. Tetapi, penyakit yang paling umum adalah penyakit kronis pada arteria koroner yang disebut aterosklerosis. Karena itu, sakit jantung yang umum dikenal dan paling banyak diderita adalah penyakit jantung koroner atau penyakit arteria koroner. Penyakit ini paling sering menyebabkan serangan jantung pada seseorang yang bisa menyebabkan kematian. Penyebabnya adalah penyempitan pada pembuluh darah koroner, dimana pembuluh ini berfungsi untuk menyediakan darah ke otot jantung. Penyempitan disebabkan oleh tumpukan kolesterol atau protein lain yang berasal dari makanan yang masuk dalam tubuh. Penumpukan ini juga menyebabkan pembuluh darah koroner menjadi kaku. Kekakuan ini disebut sebagai aterosklerosis. Aterosklerosis terjadi jika terjadi penumpukan plak atau timbunan lemak pada dinding-dinding arteri. Selang beberapa waktu, plak dapat menumpuk, mengeras dan mempersempit arteri, dan menghambat aliran darah ke jantung. Penyakit arteria koroner atau coronary artery disease (CAD) inilah yang pada dasarnya menuntun kepada sebagian besar serangan jantung. Penyumbatan dalam satu arteri koroner atau lebih dapat menimbulkan serangan jantung secara tiba-tiba. Penyebabnya karena jantung meminta oksigen melebihi yang tersedia sehingga memicu serangan jantung. Mengapa? Apabila otot jantung tidak menerima oksigen untuk waktu yang cukup lama, jaringan di sekitarnya dapat rusak. Tidak seperti jaringan yang lain, otot jantung tidak mengalami regenerasi. Semakin lama serangannya, semakin banyak kerusakan pada jantung dan semakin besar kemungkinan meninggal. Bahkan dalam arteri yang tidak terlalu sempit karena timbungan plak dan lemak, timbunan plak dapat pecah dan membentuk kerak darah atau trombus. Selain itu, arteri yang berpenyakit juga cenderung mengalami kontraksi otot secara mendadak. Sehingga, sekeping kerak darah dapat terbentuk di tempat kontraksi, melepaskan zat kimia yang kemudian mengakibatkan dinding arteri menyempit, memicu sebuah serangan jantung. Jika sistem kerja dari jantung rusak, irama normal jantung dapat menjadi kacau dan jantung mulai bergetar dengan tidak menentu atau mengalami fibrilasi. Irama tidak normal ini disebut sebagai aritmia yaitu penyimpangan dari irama jantung normal. Hal ini akan menyebabkan jantung kehilangan kesanggupannya untuk memompa darah dengan efektif ke otak. Dalam waktu sepuluh menit, otak mati dan si pasien pun tidak tertolong lagi. Selain penyakit jantung koroner yang disebabkan karena penumpukan lemak di dinding arteri, ada juga penyakit jantung lainnya yang disebabkan kelainan semenjak lahir. Misalnya jantung yang tidak sempurna, kelainan katup jantung, melemahnya otot jantung. Penyebab lain adalah bakteri yang menyebabkan infeksi pada jantung.  Kenalilah gejala-gejala tersebut apakah terjadi nyeri dada, sesak napas, ataupun jantung berdebar. Hentikan segera semua pekerjaan apa pun yang sedang Anda lakukan lalu duduk atau berbaringlah sembari menarik napas dalam-dalam. Jika Anda sendirian sementara gejala tersebut berlangsung lebih dari beberapa menit segera hubungi nomor telepon darurat setempat dan katakan Anda terkena serangan jantung. Atau hubungi orang di sekitar Anda dengan memberikan informasi yang sama. Jika ada yang bisa mengantar Anda ke rumah sakit lebih cepat daripada kedatangan paramedis, segeralah minta bantuannya pergi mengantar Anda ke ruang gawat darurat di rumah sakit. Lebih cepat ditangani akan lebih baik. Namun jika Anda menunggu tim paramedis datang, maka sementara menunggu, Anda dapat melonggarkan pakaian yang ketat, termasuk ikat pinggang atau dasi. Buat diri dalam posisi yang terasa nyaman. Tetaplah tenang, tidak soal Anda korbannya atau penolongnya. Kepanikan dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya aritmia atau penyimpangan irama jantung yang mengancam kehidupan. Gejala-gejala yang dirasakan jika mengalami penyakit jantung koroner antara lain rasa sakit atau nyeri di dada di mana kebanyakan orang menyangka itu hanya sebagai gangguan pencernaan. Lalu gejala lain yaitu merasa tertekan di tengah dada selama 30 detik sampai 5 menit. Hal lainnya adalah keringat dingin, berdebar-debar, pusing, dan merasa mau pingsan. Gejala ini tidak selalu dirasakan penderitanya. Tanda peringatan lain adalah napas tersengal-sengal pada saat berolahraga. Selama beberapa bulan sebelum serangan jantung biasanya penderita penyakit jantung sering merasa sangat lelah. Jangan menganggap gejala ini disebabkan oleh kurang tidur dan stres akibat pekerjaan. Rasa nyeri atau rasa ditekan di dada, yang disebut angina, memberikan peringatan kepada setengah dari mereka yang menderita serangan jantung. Beberapa orang mengalami napas tersengal-sengal atau kelelahan dan perasaan lunglai sebagai gejalanya, mengindikasikan bahwa jantung tidak mendapatkan cukup oksigen karena penyumbatan koroner. Biasanya beberapa hari menjelang mengalami serangan jantung hebat, seseorang akan mengalami kontraksi otot secara tiba-tiba di dada yang merupakan serangan kecil atau serangan jantung ringan. Serangan jantung ringan umum terjadi sebelum serangan besar beberapa hari kemudian.  Tips Mencegah Penyakit Jantung Agar terhindar dari penyakit jantung koroner, Anda dapat melakukan hal-hal berikut: Pola makan sehat Hindari makanan yang banyak mengandung lemak atau yang mengandung kolesterol tinggi. Seafood memiliki kandungan kolesterol tinggi yang dapat membahayakan jantung. Kurangi menyantap makanan yang digoreng yang banyak mengandung lemak, sebaliknya makanan dapat diolah dengan cara direbus, dikukus atau dipanggang. Sebisa mungkin, produk makanan yang kita makan rendah lemak atau tanpa lemak. Pilih susu, keju, mentega atau makanan lain yang rendah lemak. Menggoreng dengan menggunakan minyak zaitun memiliki kandungan lemak yang sedikit sehingga bisa menjadi pilihan bila harus mengolah makanan dengan cara digoreng. Selain menghindari makanan berlemak, hindari juga makanan dengan kandungan gula tinggi seperti soft drink. Jangan pula tertalu banyak mengkonsumsi karbohidrat, karena dalam tubuh, karbohidrat akan dipecah menjadi lemak. Sebaliknya, konsumsi oat atau gandum yang dapat membantu menjaga jantung tetap sehat. Jaga pola makan tidak berlebihan agar terhindar dari kegemukan, karena seseorang yang memiliki lingkar pinggang lebih dari 80 cm, berisiko lebih besar terkena penyakit ini. Berhenti merokok Mengisap rokok sangat tidak baik untuk kesehatan jantung, maka segera hentikan kebiasaan ini agar jantung tetap sehat. Hindari Stres Stres memang sangat sulit dihindari jika hidup di kota besar seperti Jakarta yang dikenal karena kemacetan dan kesibukannya. Saat seseorang mengalami stres, tubuhnya akan mengeluarkan hormon cortisol yang menyebabkan pembuluh darah menjadi kaku. Hormon norepinephrine akan diproduksi tubuh saat menderita stres, yang akan mengakibatkan naiknya tekanan darah. Maka, sangat baik bila Anda menghindari stres baik di kantor atau di rumah. Hipertensi Problem hipertensi atau tekanan darah tinggi juga bisa menyebabkan penyakit jantung. Hipertensi dapat melukai dinding arteri dan memungkinkan kolesterol LDL memasuki saluran arteri dan meningkatkan penimbunan plak. Obesitas Kelebihan berat atau obesitas meningkatkan tekanan darah tinggi dan ketidaknormalan lemak. Menghindari atau mengobati obesitas atau kegemukan adalah cara utama untuk menghindari diabetes. Diabetes mempercepat penyakit jantung koroner dan meningkatkan risiko serangan jantung. Olahraga secara teratur Anda dapat melakukan kegiatan olahraga seperti berjalan kaki, jalan cepat, atau jogging. Kegiatan olahraga yang bukan bersifat kompetisi dan tidak terlalu berlebihan dapat menguatkan kerja jantung dan melancarkan peredaran darah ke seluruh tubuh. Konsumsi antioksidan Polusi udara, asap kendaraan bermotor atau asap rokok menciptakan timbulnya radikal bebas dalam tubuh. Radikal bebas dapat menyebabkan bisul atau endapan pada pembuluh darah yang dapat menyebabkan penyumbatan. Untuk mengeluarkan kandungan radikal bebas dalam tubuh, perlu adanya antioksidan yang akan menangkap dan membuangnya. Antioksidan dapat diperoleh dari berbagai macam buah-buahan dan sayuran. Keturunan Seorang yang orang tua atau saudara kandungnya pernah mengalami serangan jantung sebelum usia 60 memiliki risiko lebih besar menderita penyakit ini. Karena itu, jika Anda memiliki kerabat yang pernah mengalami serangan jantung, sebaiknya Anda lebih berhati-hati dalam menjaga agar pola makan dan gaya hidup Anda dapat menunjang jantung sehat.   Mengatasi Penyakit Jantung Jika Anda merasakan gejala awal penyakit jantung ataupun pernah mengalami serangan jantung ringan, jangan abaikan itu. Anda sangat membutuhkan penanganan dini oleh personel medis yang terlatih. Ini dapat menyelamatkan jantung dari kerusakan yang lebih parah dan bahkan dapat menghindari akibat yang lebih fatal seperti kematian. Namun jika gejala serangan jantung mulai terjadi, sangat penting untuk segera mencari bantuan medis. Risiko kematian terbesar dari serangan jantung adalah dalam kurun waktu satu jam setelah terjadi serangan jantung. Perawatan yang cepat dan tepat dari tim medis dapat menyelamatkan otot jantung dari kerusakan yang tidak dapat diperbaiki. Semakin banyak otot jantung yang terselamatkan, semakin efektif jantung akan kembali memompa setelah serangan. Jangan menunda-nunda untuk mendapatkan bantuan medis karena merasa takut dianggap mengada-ada. Bila telah terjadi penyumbatan, tindakan medis yang umumnya diambil adalah dengan pemasangan kateterisasi dan cincin yang menjaga agar pembuluh darah koroner tidak tersumbat. Tetapi, ada kemungkinan terjadi penyumbatan pada pembuluh lainnya. (kumpulaninfo.com)

RSU Provinsi Baca Selengkapnya
1 Nov 2014

Makanan Sehat di Tempat Kerja

Mengkonsumsi makanan sehat di tempat kerja merupakan tantangan bagi banyak orang. Penyebab utama adalah kesibukan di kantor yang membuat tidak adanya waktu untuk menikmati makanan sehat, makanan yang umumnya dijual biasanya makanan yang praktis dan tidak memiliki kandungan gizi yang baik, dan tantangan lain karena makanan sehat biasanya tidak disukai dan dikalahkan dengan makanan cepat saji. Namun, makanan tidak sehat tentu dapat merongrong kesehatan Anda disamping yang akan membuat kelebihan berat badan.   Solusi Makan Sehat Walaupun terlihat sulit, tapi Anda bisa membenahi pola makan Anda menjadi lebih baik. Berikut beberapa solusi praktis untuk Anda yang sibuk : Jangan lupakan sarapan Sarapan akan meningkatkan produktivitas karena dapat mengurangi kelelahan, rasa kantuk dan membantu agar Anda dapat berkonsentrasi dengan baik. Pada saat bangun tidur, metabolisme otak meningkat sehingga dibutuhkan glukosa sebagai tenaga. Glukosa dalam tubuh pada pagi hari menurun karena Anda tidak makan semalaman ketika tidur. Menu sarapan yang baik adalah makanan yang memerlukan waktu untuk dicerna, misalnya roti gandum dengan telur dadar ditambah bawang bombay, paprika dan tomat. Jangan lewatkan makan siang Makan siang di tempat kerja penting karena selain untuk mengisi perut, makan siang juga merupakan waktu agar tubuh Anda beristirahat sejenak. Sebaiknya, makan siang tidak dilakukan di meja kerja tetapi beranjak dari meja kerja akan membantu agar tubuh dan pikiran kembali segar serta memperbaiki mood Anda. Perhatikan juga menu makan siang yang dipilih. Boleh saja sesekali makan siang di pinggir jalan atau restoran dengan menu yang kurang sehat. Tetapi, jangan setiap hari agar tubuh tetap sehat. Makan di luar boleh saja, dengan syarat tetap memenuhi kebutuhan tubuh terhadap serat, protein dan karbohidrat sesuai porsinya. Menu makan siang yang baik adalah 50% sayur dan buah, 25% protein dan 25% karbohidrat.     Cemilan Godaan menikmati cemilan mungkin timbul karena adanya rekan kerja yang membawa makanan kecil atau kue-kue yang disediakan ketika meeting. Diet sehat bukan berarti pantang menikmati cemilan, jadi boleh-boleh saja ngemil asal tahu aturannya. Aturan ngemil adalah memperhatikan porsi dan kalori cemilan. Jangan sampai karena terkesan kecil dan tidak mengenyangkan, Anda memasukkan kalori terlalu banyak dari cemilan. Hal ini dapat menyebabkan berat bdan bertambah. Hindari juga makanan yang digoreng karena mengandung lemak yang berlebih. Menu cemilan yang sehat adalah makanan yang direbus seperti ubi atau pisang rebus, biskuit gandum, manfaat yoghurt atau dark chocolate. Menyeruput teh dan kopi Teh dan kopi biasa menemani keseharian di kantor Anda. Bagi sebagian orang menyeruput teh dan kopi sudah menjadi kebiasaan yang sulit dihilangkan. Bahkan, tubuh terasa tidak bertenaga jika belum menyeruput minuman ini. Mengkonsumsi teh atau kopi boleh-boleh saja asal tidak terlalu banyak. Porsi teh atau kopi yang diperbolehkan adalah 1 sendok teh atau kopi dengan gula setengah sendok dan tidak melebihi 2 cangkir sehari. Akan lebih baik jika tidak dicampur creamer atau gula karena akan meningkatkan kalori. Makan malam sehat Umumnya, tidak ada aktivitas yang memerlukan banyak energi pada malam hari. Jadi, untuk makan malam, porsi karbohidrat dapat dikurangi. Jika Anda harus lembur dan memilih untuk makan di rumah, untuk menahan rasa lapar, Anda dapat memilih snack yang sehat atau buah-buahan. Menu makan malam yang disarankan adalah sayuran, protein atau buah-buahan. Dengan menyempatkan makan dengan porsi dan komposisi yang tepat, akan membantu Anda memiliki cukup energi untuk melakukan hari-hari yang sibuk, terhindar dari penyakit, menjaga berat badan tetap ideal dan penampilan fisik tetap terjaga. (kumpulaninfo.com)

RSU Provinsi Baca Selengkapnya